Karena sedang mellow, hari ini posting disini dan disana. Walau banyak sebenernya yg ingin aku tumpahkan. Ah sesak, enyahlah dirimu!!!
Seperti beberapa waktu yang lalu, entah untuk yang ke berapa kalinya, lagi-lagi siang ini aku tiba-tiba ingin berlari ke tempat itu. Merasa aku akan menemuimu yang sedang menunggu. Kutinggal begitu saja komputerku yang menyala dan berlari bergegas kesana.
Tapi kau tak ada!
Hanya ada gundukan tanah merah, tertancap sebatang kayu bertulis namamu, tanggal lahir dan wafatmu. Serta kepedihan yang menyelimuti ruang dan waktuku. Seketika meleleh air mata, perih, dan perasaan duka yang begitu dalam.
Seburat senyummu ibu, belaian tangan serta tatap mata sejukmu. Gelak bahana tawamu yang begitu khas, selalu mendatangkan kenangan tersendiri akan dirimu.
Ibu, mungkin aku sekarang sudah tumbuh dewasa. Aku bukan lah lagi putri kecilmu yang manja seperti dulu. Tapi aku masih membutuhkan pelukkan mu ibu. Merindukan tepuk-tepuk halus menenangkan dipunggungku. Menginginkan bisikan darimu, "Jangan khawatir nak, ibu disini"
Lebaran ini aku datang bu. Untuk mencium lembut tanganmu, memohon maaf atas kesalahan2ku yang pernah kuperbuat padamu. Begitu ingin memelukmu seraya mengucapkan berjuta terima kasih atas cinta tulus mu padaku.
Bu, lebaran ini aku juga ingin dibuatkan ketupat dan opor ayam. Juga sayur buncis, serta sambal hati ayam yang begitu lezat itu. Dan menyantapnya bersamamu.
Seharusnya. Seharusnya itulah yang terjadi. Setidaknya, itulah yang kubayangkan akan terjadi di hari fitrah ini. Tapi lihatlah apa yang kulakukan. Aku mengucapkannya di depan nisanmu. Tidak seperti yang kubayangkan. Tidak ada ketupat dan opor ayam yang terlezat dari olahan tangamu. Dan kehangatan di tengah keluarga. Tawa riang dan tatapan penuh cinta darimu.
Kutabur genggam terakhir bunga yang kubawa di atas tanahnya yang basah. Kuusap nama yang tertulis di nisanmu sekali lagi. Dan kutitipkan cium penuh kasih untukmu.
Aku akan terus berusaha menerima kenyataan ini. Tapi aku sama sekali belum bisa menghentikan air mata yang mengalir setiap saat aku mengenangmu, sedang setiap hela nafas dan detak jantung aku mengenangmu.
Aku mencintaimu ibu. Sebuah cinta yang tak akan hilang ditelan bumi.
Al-Fatihah untuk ibunda tersayang. Zainab Gani, 11 April 2007.
Tuesday, May 31, 2011
Teruntuk Ibu ...
created by
icHaaWe
at
5/31/2011 04:47:00 AM
10
comments
Labels: curhat, Tentang Wanita
Saturday, November 15, 2008
Miu Miu Handbag

Berawal kengirian saya dengan tas yg dijinjing2 sama ipar saya awal summer lalu. Ngeces2 liat warna ngejreng orangenya yg pas banget sama abaya hitam dan cadar yg dipakainya. Bener typical Saudi Arabian woman. Ketularan budaya orang sono mungkin dia.
Akhirnya saya berniat, tuk hunting tas itu disini. Cari sana sini ... Tetep ga bisa saya temuin. Mungkin abis stock, secara ipar saya aja belinya pas di awal taun 2008.
Kebiasaan belanja online, akhirnya kumat lagi. Jaman kuliah dulu saya paling seneng ngendon di ebay, cari barang2 bekas bermerek tapi murah. Namanya juga mahasiswa, mahasiswa kerepun saya.
Sekali2 nya saya beli barang Online lumayan mahal disini , secara bener2 tergila2 sama over coatnya Burberry yg saya liat diMajalah lokal saat itu.
Tanpa niat iklan, secara bukan butik punya saya.
Butik online ini bener2 top markotop. Nyediain begitu banyak produk2 dr designer2 terkenal. ASLI loh yah. Bukan kayak di Indonesia, yg banyak beredar barang2 KW super, KW 1, KW 2... Bla bla bla Puyeng!!
Demen banget menipu diri sendiri, dengan menenteng barang palsu, tp lagaknya wadoooh.
*Biarkanlah, itupun hak asasi manusia, tak perlu bawel pun saya* 
So silahkan soook, bagi para Fashionista, emak2, jeng2 yg males hunting barang2 ke luar negri. Langsung liat2 aja disini. Pasti puas lah belanjanya.
Waktu pengiriman juga cuma 3 hari lgsg nyampe. Silahkan yah silahkan, hamburkan uang anda... hahahahaha ...
Akhirnya bisa lumayan mesem2 hari ini, setelah kemaren nangis2 dayak.
Alhamdulillah...
created by
icHaaWe
at
11/15/2008 07:33:00 AM
40
comments
Labels: BeLanJa, Tentang Wanita



